BEIRUT - Militer Suriah mulai menggunakan jet tempur bantuan Rusia untuk membombardir basis ISIS di Provinsi Aleppo, Suriah.
Serangan lewat udara ini dilakukan sebagai upaya untuk membebaskan pangkalan udara milik pemerintah Suriah dari pengepungan kelompok ekstrimis itu.
Menurut Observatorium HAM untuk Suriah, militer Suriah telah meluncurkan serangan udara pada awal pekan ini, disertai serangan darat di dekat pangkalan udara Kweiris, sebelah timur Aleppo. Di wilayah ini, pasukan pemerintah Suriah telah lama dikepung oleh ISIS.
Seperti dikutip dari laman Reuters , Jumat (25/9/2015), jet-jet Rusia yang belum lama tiba di Suriah itu diterbangkan oleh pilot-pilot Suriah untuk menyerang basis ISIS.
Pasukan pemerintah Suriah memang telah meningkatkan serangan terhadap sejumlah wilayah yang dikuasai oleh ISIS sejak kedatangan bantuan perlengkapan militer dari Rusia. Salah satu wilayah yang menjadi target serangan adalah daerah Raqqa, yang secara de facto menjadi pusat basis ISIS di Suriah.
Sebelumnya, kehadiran bantuan militer Rusia di Suriah mengundang reaksi dari negara-negara Barat. Mereka menilai, bantuan militer Rusia untuk rezim Presiden Bashar al-Assad bisa memicu konflik semakin meluas. Sebab, di saat bersamaan koalisi negara barat di bawah pimpinan Amerika Serikat tengah melakukan serangan udara terhadap ISIS.
Meski begitu, Moskow menegaskan, bantuan militer yang dikirimkan ke Suriah adalah untuk memerangi ISIS. Moskow berpendapat, peperangan melawan ISIS harus melibatkan pasukan pemerintah Suriah. Namun, usulan ini mendapat penolakan dari pihak Barat, yang menilai Assad adalah bagian dari masalah yang ada di Suriah.
Belum ada tanggapan untuk "Militer Suriah Gunakan Jet Rusia untuk Gempur ISIS"
Posting Komentar