California -Presiden Joko Widodo menyatakan
pembahasan konflik di kawasan Laut Cina Selatan adalah salah satu
bahasan dalam pertemuan tingkat tinggi negara-negara ASEAN dan Amerika
Serikat. Namu Indonesia tidak terlibat dalam konflik karena, wilayah
perairan laut tak berbatasan langsung dengan kawasan yang sedang menjadi
rebutan tersebut. "Indonesia tidak termasuk dalam kawasan Laut Cina
Selatan, sehingga tak ada yang harus diselesaikan," kata Presiden dalam
wawancara dengan wartawan di Miramonte Resort, Indian Wells, California, Amerika Serikat.
Menurut Presiden, Indonesia mendorong penyelesaian masalah Laut Cina
Selatan ini melalui Code of Conduct. "Harus kembali lagi pada code of
conduct," ujarnya. Code of conduct adalah tata perilaku yang saat ini
masih dibahas di antara negara-negara ASEAN.
Menteri Luar Negeri
Retno Marsudi mengimbuhkan, Indonesia memiliki masalah batas laut
dengan Vietnam. Pembahasan tentang batas kawasan zona ekonomi eksklusif
dengan Vietnam sudah dilakukan sebanyak tujuh kali. "Sehingga yang dapat
dilakukan adalah menyelesaikan masalah batas laut ini dengan Vietnam,"
katanya di tempat yang sama.
Konflik di kawasan Laut Cina Selatan
adalah salah satu yang akan dibahas pada pertemuan KTT AS-ASEAN di
Sunnylands, California, Amerika Serikat. Dalam pidatonya saat membuka
pertemuan tersebut Presiden Barack Obama mengatakan bahwa Amerika
memdorong diselesaikannya konflik wilayah batas laut dengan damai dan
berpegang pada aturan yang berlaku. "Kami juga mendorong diberlakukannya
kebebasan navigasi bagi selurub bangsa (di Laut Cina Selatan),"
ujarnya, di Sunnylands, California, Amerika Serikat, Senin, 15 Februari
2016.
Kawasan Laut Cina Selatan berperan penting dalam lalu
lintas perdagangan dunia. Sejumlah negara yang terlibat dalam konflik
memperebutkan kawasan tersebut dengan Cina adalah Malaysia, Thailand,
Vietnam dan Taiwan.
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "Presiden Jokowi: Indonesia Tak Terlibat Konflik di Laut Cina"
Posting Komentar